Sukoharjo — Sebanyak lima kader Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo menghadiri kegiatan launching Standar Operasional Prosedur (SOP) Panduan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diselenggarakan di PPTI Al Falah Salatiga, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi empat lembaga, yaitu PD Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo, Yayasan Ash Sholih Pati, STAI Pati, dan PPTI Al Falah Salatiga. Penyusunan SOP PPKS tersebut juga mendapat dukungan dari Rahima dan IPAS sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan di lingkungan pendidikan.
Acara launching turut menghadirkan perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama serta dinas terkait sebagai penanggap. Mereka memberikan berbagai masukan strategis guna mendukung implementasi SOP di lembaga pendidikan.
Dalam proses penyusunannya, PD Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo berperan aktif bersama para staf pengajar PPTQ Muhammadiyah Shiratunnajah. SOP PPKS yang telah diluncurkan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan Muhammadiyah di wilayah Sukoharjo.
Kehadiran kader Nasyiatul Aisyiyah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendorong terciptanya ruang yang aman dan ramah bagi peserta didik. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan perlindungan terhadap perempuan dan anak di sektor pendidikan.

Dengan diluncurkannya SOP ini, diharapkan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Sukoharjo memiliki panduan yang komprehensif dan aplikatif dalam menangani isu kekerasan seksual secara sistematis dan berkelanjutan. Ninin Karlina