Tel Aviv, Israel – Pasukan Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati dengan Palestina dan melancarkan serangan baru di Jalur Gaza secara sepihak pada Selasa 18 Maret 2025 . Menurut laporan terbaru, sedikitnya 710 warga Palestina gugur dan 900 lainnya terluka akibat serangan udara dan darat Israel.
Serangan ini merupakan pelanggaran terbaru dari perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Aksi militer Israel ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan dan korban jiwa yang terus bertambah.
Tingkat Kerusakan
– Kerusakan infrastruktur dan properti di Jalur Gaza, termasuk rumah-rumah warga sipil dan fasilitas umum.
– Jaringan listrik dan air di beberapa wilayah Jalur Gaza terputus akibat serangan Israel.
– Warga sipil terpaksa mengungsi dari rumah mereka akibat serangan Israel.
Jumlah Korban
– Sedikitnya 710 warga Palestina gugur akibat serangan udara dan darat Israel.
– 900 warga Palestina terluka, termasuk beberapa yang mengalami luka berat.
– Jumlah korban jiwa dan luka terus bertambah seiring dengan terus berlangsungnya serangan Israel.
Reaksi Internasional
Komunitas internasional telah mengecam serangan Israel ini dan meminta kedua belah pihak untuk kembali ke meja perundingan. PBB telah mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan Israel dan meminta agar dihentikan segera.
Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan antara Israel dan Palestina telah meningkat, dan serangan ini hanya memperburuk situasi. Kita berharap bahwa kedua belah pihak dapat segera mencapai kesepakatan damai dan mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama ini. (Ahimza)