COLOMADU — Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu menggelar Evaluasi Program Kerja di MI Muhammadiyah Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (1/8/2026). Forum strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat evaluasi program kerja PCA Colomadu sekaligus mengokohkan kolaborasi organisasi ‘Aisyiyah di tingkat ranting demi menghadirkan gerakan perempuan Islam yang adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sebanyak 11 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Colomadu hadir secara penuh. Ranting tersebut meliputi Baturan, Blulukan, Bolon, Gajahan, Gawanan, Gedongan, Klodran, Malangjiwan, Ngasem, Paulan, dan Tohudan. Kehadiran seluruh perwakilan ini menegaskan komitmen kolektif dalam membangun tata kelola organisasi yang solid berbasis data dan refleksi kinerja secara berkesinambungan.
Apresiasi Keaktifan Ranting dan Penyampaian Kinerja
Dalam suasana rapat yang interaktif dan hangat, setiap pengurus ranting memaparkan capaian program, dinamika lapangan, hingga berbagai inovasi lokal. Forum ini pun menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) antarranting. Langkah tersebut dinilai sangat efektif untuk menginspirasi penyusunan agenda dakwah yang lebih luas dan terukur.
Berdasarkan hasil penilaian kinerja menyeluruh, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tohudan berhasil meraih penghargaan sebagai ranting paling aktif. PCA Colomadu memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi partisipasi dan kontribusi nyata PRA Tohudan dalam mendukung seluruh agenda cabang.
Pemberian penghargaan ini dirancang untuk memicu motivasi berantai bagi ranting lainnya. Ke depan, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari kuantitas kegiatan, melainkan dari kualitas pelaksanaan, kerapian administrasi, dan kemanfaatan yang dirasakan oleh umat.
Sinergi Antarlembaga dan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan
Sekretaris PCA Colomadu, Dian Ardiyani, S.Th.I., S.T., M.Pd., memaparkan secara komprehensif hasil evaluasi program kerja PCA Colomadu selama periode berjalan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sinergi antarmajelis dan lembaga merupakan fondasi utama dalam menciptakan kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kolaborasi yang baik akan melahirkan program-program yang lebih kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, dan semangat saling mendukung harus terus diperkuat agar setiap program dapat berjalan secara optimal,” tegas Dian Ardiyani di hadapan puluhan peserta forum.
Selain menekankan pentingnya komunikasi, Dian juga mengajak seluruh jajaran pimpinan ranting untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Menurutnya, budaya kerja profesional yang dilandasi nilai Islam berkemajuan akan membawa ‘Aisyiyah tetap relevan dalam menjawab kebutuhan warga di era modern.
Refleksi Berkelanjutan untuk Dakwah Berkemajuan
Kegiatan evaluasi ini ditutup dengan perumusan rekomendasi langkah strategis ke depan. PCA Colomadu memandang evaluasi bukan sekadar agenda rutin penutup tahun, melainkan sarana refleksi untuk menyempurnakan kualitas pelayanan organisasi dan mempererat tali ukhuwah Islamiyah.
Melalui penguatan kolaborasi organisasi ‘Aisyiyah dan optimasi peran seluruh ranting, PCA Colomadu optimistis dapat terus memajukan dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Colomadu. Langkah ini diharapkan mampu membawa dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat luas.
Penulis: Setia Budi (MPI PCM Colomadu)