Festival PAUD ‘Aisyiyah: TK Bolon 1 dan TK Madoh Kenalkan Cinta Alam Lewat Ecoprint

IMG-20260830-WA0012
Bagikan Juga Ke

Karanganyar — Sekitar 100 anak dan orang tua mengikuti Festival PAUD ‘Aisyiyah yang digelar secara kolaboratif oleh TK ‘Aisyiyah Bolon 1 dan TK ‘Aisyiyah Madoh Bolon, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan di halaman depan masjid TK ‘Aisyiyah Madoh Bolon itu mengajak anak mengenal alam melalui seni ecoprint, senam bersama, dan permainan tradisional.

Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Milad ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) ke-107. Selain mempererat silaturahmi antar-lembaga, kegiatan ini mendorong anak usia dini untuk berkarya, bergerak aktif, serta mengenal lingkungan melalui aktivitas yang menyenangkan.

Kegiatan mengusung tema “Memperkokoh Organisasi Profesi, Melejitkan Potensi PAUD ‘Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan.” Tema tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan anak, orang tua, dan pendidik secara bersama-sama.

Belajar Mencintai Alam melalui Ecoprint

Sejak pagi, suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak mengikuti senam bersama orang tua dengan penuh antusias sebelum melanjutkan aktivitas kreatif berupa ecoprint.

Dalam kegiatan tersebut, anak dan orang tua menyusun daun di atas tas blacu berwarna putih untuk membentuk motif. Setelah itu, daun dilapisi plastik dan dipukul secara perlahan hingga menghasilkan pola alami pada permukaan tas.

Ecoprint menjadi media pembelajaran yang menarik karena memadukan seni dan pengenalan lingkungan. Melalui kegiatan sederhana tersebut, anak diajak melihat bahwa alam dapat menjadi sumber inspirasi untuk berkarya sekaligus perlu dijaga kelestariannya.

Selain ecoprint, peserta juga mengikuti permainan tradisional. Dengan demikian, Festival PAUD ‘Aisyiyah tidak hanya menghadirkan kegiatan seni, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk bergerak, bermain, dan berinteraksi dengan teman serta orang tua.

Kolaborasi Dua Lembaga untuk Pendidikan Berkemajuan

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bolon yang diwakili Sumarno turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar TK ‘Aisyiyah Bolon 1 dan TK ‘Aisyiyah Madoh yang telah membangun kolaborasi melalui kegiatan bersama.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini kedua lembaga dapat terus bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi amal jariah untuk persyarikatan,” ujar Sumarno.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan. Lebih jauh, kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan manfaat bagi persyarikatan.

Ketua PAUD Dasmen Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Colomadu, Ernawati, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif kedua TK tersebut. Ia menilai kegiatan bersama seperti senam, ecoprint, dan permainan tradisional memiliki nilai edukatif bagi anak usia dini.

“Di usia dini, anak-anak kita diajak mencintai alam, berkarya, dan bersilaturahim antar-lembaga,” kata Ernawati.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Milad ‘Aisyiyah Bustanul Athfal ke-107 untuk membangun generasi berkemajuan. Karena itu, kegiatan PAUD tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan kemampuan bersosialisasi.

Menumbuhkan Generasi Berkemajuan Sejak Dini

Festival PAUD ‘Aisyiyah memperlihatkan bahwa proses pendidikan anak usia dini dapat berlangsung melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga belajar melalui gerak, permainan, seni, dan interaksi dengan orang tua.

Kolaborasi TK ‘Aisyiyah Bolon 1 dan TK ‘Aisyiyah Madoh pun menjadi contoh bahwa kegiatan bersama dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih beragam. Semangat tersebut diharapkan terus berkembang melalui kerja sama antarlembaga untuk menghadirkan pendidikan PAUD ‘Aisyiyah yang kreatif, ramah lingkungan, dan mampu menyiapkan generasi berkemajuan.

Kontributor: Puspitasari Dwi Ariyanti, S.Psi


Bagikan Juga Ke